Blog Iswanda Mengabarkan Seputar Berita Islam, Artis, Manfaat Khasiat dan Lain Sebagainya

MUSIM 2010 / 2011 MENJADI MUSIM TERBURUK BAGI RONALDO

Cristiano Ronaldo mengalami fase awal musim terburuk. Pencetak gol Real Madrid ini hanya mampu mencetak satu gol dari enam pertandingan terakhir bersama Los Blancos. Itu merupakan start CR7 bersama El Real sejak musim 2010/2011.


Bagi seorang Cristiano Ronaldo yang musim lalu menorehkan 61 gol dari 54 pertandingan bersama Real Madrid, kinerjanya belakangan ini sungguh memprihatinkan.

Cristiano Ronaldo kali terakhir menciptakan gol ketika Madrid mengalahkan Manchester City 4-1 pada pertandingan pramusim di Melbourne, Australia, 24 Juli lalu. Total, Cristiano Ronaldo sudah melalui 405 menit pertandingan dengan hanya menciptakan satu gol. 

Pertandingan pramusim memang bukan laga kompetitif. Tapi bagi Ronaldo, dengan status sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, laga resmi ataupun laga persahabatan tidak ada bedanya.

Pada musim 2011/2012 contohnya. Ketika itu Cristiano Ronaldo sudah mampu menciptakan 11 gol hingga matchday pertama La Liga.

Situasi minimnya gol ini mengingatkan pada awal musim 2010/2011, ketika itu Jose Mourinho pertama kali datang ke Santiago Bernabeu sebagai pelatih anyar Madrid.  

Ketika itu Ronaldo juga kesulitan beradaptasi dengan gaya melatih Mourinho hingga hanya mampu menciptakan satu gol dari enam pertandingan pramusim dan La Liga di awal musim.

Lantas, apa penyebab Ronaldo jadi tak produktif sekarang? Ditengarai winger asal Portugal ini mulai merasa tak nyaman dengan metode kepelatihan yang diterapkan pelatih anyar, Rafael Benitez .

CR7 memang dikenal akan kedekatannya dengan Carlo Ancelotti, eks pelatih Los Blancos yang posisinya digantikan oleh Benitez musim ini.

Menurut laporan Marca, Benitez hingga kini masih bingung memutuskan formasi paten Madrid. Keputusan khusus Benitez yang menempatkan Gareth Bale lebih sentral ke dalam skema permainan tim mengundang reaksi negatif dari Ronaldo.

Di sepanjang pramusim, mantan manajer Liverpool itu sempat memainkan Ronaldo sebagai pemain sayap kiri dan penyerang tengah.

Ketika laga pertama La Liga melawan Sporting Gijon di Stadion El Molinon, Minggu (23/8), Ronaldo bermain sebagai pemain sayap kiri, dengan Gareth Bale tampil di belakang penyerang tengah Jese Rodriguez. Meski menciptakan banyak peluang, Ronaldo gagal menciptakan gol.

Paceklik golnya Ronaldo bermuara pada seretnya produktivitas gol Madrid secara keseluruhan. Dari delapan pertandingan pra-musim yang sudah mereka mainkan, Madrid tercatat gagal mencetak gol di empat laga.

Melawan Roma, Milan, Bayern Munchen, dan Valerenga, Madrid tidak bisa merobek jala lawan.

Tiga laga terakhir, melawan tim yang kelasnya di bawah mereka, El Real hanya bisa mengemas dua gol saat mengalahkan Galatasaray 2-1 dalam ajang uji coba (19/8). Dua gol itu pun dicetak oleh para pemain belakang, Marcelo dan Nacho Fernandez.

Toh, Benitez sendiri mengaku tak khawatir dengan mandulnya para bombernya. Ia tetap yakin para penyerangnya apakah itu Ronaldo, atau Gareth Bale, ataupun Karim Benzema bakal segera membuka keran gol mereka. 

"Saya tidak khawatir. Jika Cristiano Ronaldo mendapatkan beberapa peluang, kami tahu ia akan membuat gol. Hal yang sama terjadi pada James, Bale, dan Jese. Kami membuat 22 peluang (saat melawan Galatasaray, Red). Saya yakin kami bisa mencetak banyak gol," kata Benitez beberapa waktu lalu.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : MUSIM 2010 / 2011 MENJADI MUSIM TERBURUK BAGI RONALDO